Maliqmaliq Idea's
Read, Comment and Share…!

Bekam Pengobatan yang Dianjurkan Rasullah SAW

Terapi bekam merupakan sunnah Rasul

Bekam Mendengar istilah bekam mungkin sedikit asing bagi telinga kita. Ya, bekam adalah sebuah metode pengobatan yang berasal dari negeri Arab. Istilah bekam dalam bahasa Indonesia berarti “membuang darah” yang dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan “hijamah”. Metode pengobatan yang telah lama dipakai oleh orang-orang di Arab, dan merupakan anjuran dari Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa hadistnya Rasulullah menyebutkan bahwa bekam adalah cara pengobatan dari penyakit yang baik. Salah satu hadistnya menyebutkan “Sebaik-baiknya pengobatan yang kamu lakukan adalah Al Hijamah (bekam)”HR. Ahmad.

Metode pengobatannya adalah dengan mengeluarakan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit menggunakan pisau atau jarum. Darah kotor di dalam tubuh mengandung racun yang dapat menghambat sistem peredaran darah. Peredaran darah yang tidak lancar akan berdampak langsung kepada tubuh, yaitu distribusi nutrisi dan daya ketahanan tubuh yang terganggu. Hal tersebut akan juga mempengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang.

Bekam yang merupakan metode pengobatan dengan teknik dektosifikasi dapat secara efektif menyembuhkan berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh darah kotor. Dengan kata lain darah kotor yang mengandung racun tersebut, harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam praktiknya bekam dibagi menjadi bermacam-macam,yaitu bekam basah, bekam kering, bekam seluncur, dan bekam cepat. Secara umum cara yang digunakan adalah dengan memompa gelas bekam diatas permukaan kulit yang posisinya telah ditentukan, kemudian kulit disayat dengan silet atau ditusuk-tusuk dengan menggunakan jarum suntik steril. Pada bagian bekas bekam tadi akan keluar darah kotor yang dimaksudkan. Perlakukan untuk laki-laki, perempuan dan anak-anak sedikit berbeda, sesuai dengan penyakit yang diderita.

Pendiagnosaan penyakit pada pengobatan bekam sangat mudah. Hanya dengan melihat warna pigmen kulit setelah pembekaman, penyakit atau kondisi pasien dapat diketahui. Kondisi organ dalam tubuh dapat diketahui dengan cara mengamati gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik yang terlihat dari tubuh.

Namun dalam pengobatan bekam ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu tentang sanitasi dan kehigienitasan dari peralatan yang digunakan. Terapis sebagai pelaku bekam juga harus paham dan mengerti tentang cara melakukannya. Kemudian ada beberapa larangan pada pengobatan bekam, seperti dilarang melakukan bekam basah pada pasien penderita hepatitis, kecuali juru bekam yang ahli dan berpengalaman. Penentuan titik bekam telah ada aturannya. Ada beberapa titik yang memang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Dan setiap titik tersebut memiliki peruntukan dan khasiat yang berbeda-beda pula. Biasanya titik bekam dipilih sesuai dengan kebutuhan pasien.(Mn’M)

No Responses to “Bekam Pengobatan yang Dianjurkan Rasullah SAW”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: