Maliqmaliq Idea's
Read, Comment and Share…!

Nov
08
Tan Malaka

Tan Malaka

“Jikalau saya, seorang Soekarno dan Bung Hatta tidak lagi memimpin Bangsa Indonesia ini, maka yang harusnya menggantikan kami sebagai pemimpin bangsa ini adalah orang yang seperti TAN MALAKA,” ujar Soekarno. Tapi DIA tersisih, sendiri, dan dibuang. Namun goresan-goresan pena ide dan gagasannya untuk Indonesia telah menjadi pelipur laranya dari ketidakadilan dan kesewenang-wenangan. Harapannya untuk bisa mewujudkan “Indonesia Merdeka 100 Persen” tersirat sangat dalam dari semua karya-karyanya dan kesaksian-kesaksian sejarah yang terus mencoba mengenali kemisteriusan sosoknya. Harapan itu masih ada (kah?).

Tersamarnya keberadaan Tan Malaka selama setengah masa hidupnya bukanlah karena alasan tuntutan peran politiknya dipuncak kekuasaan, tapi lebih karena tuntutan ideologis, berkaca dari situasi dan kondisi penderitaan rakyat Indonesia saat itu. Konsekuensi ini yang membuat ruang geraknya terbatas, sehingga Tan Malaka harus berjuang dari penjara ke penjara. Bahkan upaya untuk benar-benar menghentikan langkahnya, harus ditempuh dengan pembunuhan dirinya. Hal ini tentu merupakan pengkhianatan kepada pengagas ibu pertiwi yang selalu setia menjadi wakil dari tangisan rakyat. Sejarah telah terlihat dan terungkap hanya untuk para pemenang atau hero, namun tidak untuk seorang Minang yang satu ini, karena kebenaran itu sengaja dikubur dan dibenamkan dilubang kebusukan para penguasa.

Semua karya yang telah ditulisnya adalah inspirasinya yang didapt dari kondisi Indonesia saat itu. Terutama rakyat Indonesia, situasi dan kondisi nusantara serta kebudayaan, sejarah lalu diakhiri dengan bagaimana mengarahkan pemecahan masalahnya. Cara pencapaian menuju Republik Indonesia telah menjadi pemikirannya dan tercetus sejak 1925 lewat karyanya Naar de Republiek Indonesia. Jika membaca karya-karya Tan Malaka yang meliputi semua bidang kemasyarakatan, kenegaraan, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan sampai kemiliteran (Gerpolek-Gerilya-Politik dan Ekonomi, 1948), maka akan ditemukan benang putih keilmiahan dan ke-Indonesia-an serta benang merah kemandirian, sikap konsisten yang jelas dalam gagasan-gagasan serta perjuangannya (Anonim, 2010).

Ketika kita mencoba mengenal sosok Tan Malaka melalui karya-karyanya, maka akan tersirat dengan sangat mendalam bahwa beliau adalah seorang tokoh pemikir yang memiliki kemampuan menganalisis dan mencermati segala permasalahan secara subjektif.

Ini terlihat dari ide gagasannya yang memiliki ciri khas dibentuk dengan cara berpikir ilmiah berdasarkan ilmu bukti, Bersifat Indonesia sentris, Futuristik dan Mandiri, konsekwen serta konsisten. Tan Malaka menuangkan gagasan-gagasannya ke dalam sekitar 27 buku, brosur dan ratusan artikel di berbagai surat kabar terbitan Hindia Belanda. Karya besarnya “MADILOG” mengajak dan memperkenalkan kepada bangsa Indonesia cara berpikir ilmiah bukan berpikir secara kaji atau hafalan, bukan secara “Text book thinking”, atau bukan dogmatis dan bukan doktriner (Anonim, 2010 dalam Brainwashed, 1999).

Cara berfikir seperti ini lah yang diharapkan bisa terus berkembang oleh semua orang saat ini, terutama para pemikir-pemikir Indonesia. Cara melihat suatu permasalahan  hendaknya tetap memandang nilai-nilai kemanusiaan dan kerakyatan sebagai subjek yang tidak akan lekang oleh dinamisasi ruang waktu. Jangan pernah menganggap bahwa kemajuan zaman telah bisa memasung hak-hak mereka yang tidak mengeti apa-apa. Zaman bisa timbul dan tenggelam, rezim bisa berganti tanpa ada batasan karena tuntutan perkembangan dunia, tapi hakikat kesejahteraan dan kemakmuran rakyat harus diatas segalanya. (Mn’M)

Oct
20

Laporan oleh: Malikkul Shaleh

[beritasore.com, 13/10] PANYABUNGAN (Berita), Satuan Mahasiswa Madina Pemuda Pancasila (SAPMA PP) yang mewakili masyarakat Madina berunjuk rasa ke Dinas Keuangan dan aset Daerah terkait depisit angggran yang di tampung APBD 2010 senilai 43 miliar yang di anggran di dinas keuangan dan aset daerah,dan masalah stabilitas pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal yang carut marut akibat ketidak ada nya wibawa dan intekritas sekretaris daerah (Sekda)  kabupaten mandailing natal  H.Gojali Pulungan Selasa (12/10).

Logo Pemuda Pancasila

Dalam orasi Mahasiswa Satma Madina yang di ketuai Tan Gozali melampirkan Setelah PJ Bupati Madina Aspan Sopian Batubara,MM serah terima jabatan bupati Madina pada tanggal 13 Sebtember 2010 banyak terungkap permasalahan sewaktu di pimpin mantan Bupati Madina H Amru Daulay,SH.bahwa Aspan Sopian Batubara mengisi kekosongan pemerintahan Kabupaten Madina sekaligus mengantarkan Pilkada Ulang sesuai keputusan MK dalam melancarkan roda pemerintahan Kab Madina.

Satma Madina dan masyarakat peduli Mandailing Natal Tan Gozali dan koordinasi lapangan Khoirul Asri Nasution, Ahd Iswandi, Roni PS Nasution, Nasarrudin meminta kepada PJ Bupati Madina Aspan Sopian Batubara untuk bersikap tegas dan bijaksana dalam menyikapi persoalan- persoalan yang ada di dinas Keuangan dan Aset Daerah Madina yang tertera harus bertanggung jawabkan depisit anggaran tahun 2010 senilai 43 M, dan diminta kepada PJ Bupati Madina Aspan Sopian Batubara mengajukan rekomedasi pemberhentian PJ Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal H Gozali Pulungan yang tidak bisa berwibawa dan tidak punya kredibilitas agar di turunkan dari jabatannya sebagai Sekda.

Mahasiswa memulai demo trasi di gerbang perkantoran payaloting dan sempat terjadinya pembakar ban Mobil yang telah di rencanakan Mahasiswa sebelumnya, Tan Gozali  dan kawan- kawannya langsung menuju Dinas Keuangan dan Aset Daerah agar Mantan Kadis Keuangan dan Aset daerah Madina Waskito Daulai bisa memberikan penjelasan kenapa bisa sampai Depisit anggaran tahun 2010 senilai Rp43 miliar.

Satma madina dan peduli masyarakat madina yang di ketua Tan Gozali, telah melakukan demo ke Dinas Ke uangan Dan Aset Daerah, Tan Gozali dan kawannya mencoba bentrokan dengan aparat hukum karena Kadis Keuangan tidak mau keluar dari ruangannya, bentrokan mahasiswa dengan aparat hukum Tan Gozali di tuduh memukul salah satu anggota Polres Madina, Tan Gozali mengatakan  pemukulan itu tidak benar bahkan anggota polres madina yang melakukan kekerasan terhadap saya dengan meletakkan senjata (Pestol) keperut saya malah baju yang di pakai pada saat demo trasi telah robek atau tidak bisa dipakai lagi, itu tidak apa- apa bagi saya asal pemerintahan Kabupaten Madina bisa aman tentram jauh dari Korupsi.

Dua jam mahasiswa melakukan demo di dinas Keuangan dan Aset Daerah madina tidak ada open yang dilakukan oleh dinas keuangan, setelah dua jam kami menyampaikan orasi kami di depan dinas keuangan, mahasiswa melanjutkan demotrasi ke kantor PJ Bupati madina Aspan Sopian Batubara, agar Mantan Kadis Keuangan H Waskito daulay harus bertanggung jawab devisit APBD 2010 sampai Rp43 miliar dan Sekdakab harus mengundurkan diri dari jabatannya, 1 jam demo ke kantor PJ Bupati madina baru para pejabat keluar dari ruangannya untuk membirikan penjelasan kepada mahasiswa dan masyarakat peduli, kehadiran Kadis Keuangan dan Aset Daerah Rasit Ritonga tidak di terima mahasiswa dan masyarakat peduli karena masa demo kami di dinas keuangan. Mahasiswa hanya jumpa dengan PJ Bupati Madina. Paparnya Tan Gozali. (Mn’M)

Oct
17

Laporan oleh : Malikkul Shaleh (Sekretaris Sapma PP Kota Bandung)

Logo 200 tahun Kota Bandung

[Sapmanews, 17/10] Kota Bandung telah genap berusia 200 tahun pada 16 Oktober lalu. Hari bersejarah tersebut disambut dengan sangat meriah oleh seluruh warga kota Bandung. Mereka mengapresiasikannya dengan berbagai cara mulai dari acara doa bersama, gelaran acara musik sampai karnaval kendaraan hias keliling kota, dan berbagai macam kegiatan lain sampai larut malam. Semua orang disana berharap Kota Bandung akan jadi semakin baik dimasa-masa mendatang.

Pada acara karnaval bertajuk “Bandung Blassom 200 tahun Kota Bandung” itu, Pemerintah Kota Bandung mengundang berbagai instansi, Organisasi massa (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan komunitas untuk berpartisipasi. Ribuan mobil dan motor yang dihias dengan berbagai macam pernak-pernik khas. Tidak luput lupa bermacam warna kostum, seragam bahkan polesan make up unik ikut menambah bumbu penyedap acara tersebut. Karnaval digelar sejak pagi hari dan dimulai dari Lapangan Gazibu sampai dengan ke gedung Pemerintah Kota Bandung dimana Panggung Kehormatan berada.

Rombongan Sapma PP Kota Bandung

Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Bandung menjadi salah satu yang ikut dalam karnaval ini. Dengan belasan mobil dan sepeda motor, para kader Sapma PP telihat antusias mengikuti acara tersebut. Bahkan Sapma PP sengaja membawa mobil loreng milik Majelis Pimpinan Wilayah (MPW)PP Jawa Barat. Dengan ciri khas seragam loreng hitam, coklat dan orange, mereka dengan semangatnya bersukacita sambil meneriakkan yel-yel kebesaran organisasi PP. “ Selamat ulang tahun buat Kota Bandung yang tercinta. Semoga jadi semakin jaya. Pancasila Abadi!,” teriak salah satu anggota Sapma PP berapi-api.

Selain Sapma PP, hadir juga beberapa beberapa anggota Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Bandung lainnya yaitu, dari Lembaga Srikandi PP, Brama PP dan dari Perwakilan Anak Cabang (PAC) Sukasari. Semua terlihat menyatu dan larut dalam suasana karnaval.

Rizki Dris M. Menyematkan Pin kepada Walikota Bandung

Semakin menarik dan berkesan bagi seluruh kader Sapma PP Kota Bandung pada perayaan tersebut, karena beberapa perwakilan PP Kota Bandung yaitu Wakil Ketua 1 Sapma PP, Rizki Dris Mulyana, Ketua Srikandi PP, Renny Ryanti P.S, S.Sos dan Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan Sapma PP, Alke Akiko Leona berkesempatan untuk memberikan persembahan berupa baju dan pin PP kepada Walikota Bandung, H. Dada Rosada. Setelah Rizki menyematkan pin tersebut, mereka berfoto bersama diatas panggung kehormatan. Dari semua peserta karnaval, hanya Sapma PP yang mendapatkan momen langka tersebut.

H. Dada dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak-pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kota Bandung akibat kemacetan yang terjadi dibeberapa ruas jalan di Kota Bandung karena pelaksanaan acara hari itu. “ Saya berjanji pelaksanaan pada tahun mendatang akan lebih baik lagi,” ujarnya kepada media. (Detik.com, 16/10)

Rizki yang bertindak sebagai ketua rombongan dari Sapma PP mengatakan bahwa kemacetan yang terjadi lebih karena tidak terstruktur dan teroganisirnya panitia pelaksana. Rizki menilai koordinasi antara panitia dan perserta serta kepolisian belum terjalin dengan baik. Namun demikian, Rizki menganggap acara perayaannya cukup meriah dan sukses. “ Saya harap kedepannya tidak hanya Ormas, OKP dan komunitas saja yang dilibatkan, tapi juga warga Kota Bandung secara keseluruhan,” timpalnya.

Mengenai keterlibatan Sapma PP diacara tersebut, Rizki menambahkan bahwa ini merupakan bukti kecintaan dan kontribusi nyata Sapma PP terhadap Kota Bandung. Partisipasi Sapma PP juga menurutnya tidak hanya akan ditunjukan dalam acara ini saja, tapi juga kedepan akan dilakukan melalui kegiatan-kegiatan Sapma PP. “ Berbeda dengan tahun sebelumnya, Sapma PP lebih pro aktif. Ini kita lakukan karena kita cinta Kota Bandung,” timpalnya.

Dari kiri : Alke Akiko, H. Dada Rosada, Renny Ryanti dan Rizki Dris M.

Senada dengan Rizki, Renny yang ditemui setelah kegiatan mengatakan bahwa pelaksanaan ulang tahun kali ini lebih baik dan lebih meriah. “ Acaranya sukses baik buat Kota Bandung maupun bagi kita. Walikota terlihat antusias dan mengapresiasi pemberian kita. Saya berharap Walikota kedepannya lebih memperhatikan kita,” harapnya. (Mn’M)

Oct
11

Dalam arti kebangsaan dan kenegaraan, pemuda dipandang sebagai ujung perubahan suatu masa. Tidak hanya sebagai pemangku tanggungjawab atau penyusun kerangka ide perubahan, tapi juga menjadi pelopor dan pelaku perubahan tersebut. Sejarah Indonesia mencatat bahwa pemuda memiliki andil sangat besar dalam memperjuangkan bangsa ini hingga menjadi seperti sekarang. Pergulatan dengan disertai pengorbanan yang tidak sedikit menjadi konsekuensi logis untuk pencapaian tersebut. Namun bagaimanakah kondisi tersebut dilihat dari konteks kekinian?

Peran sebagai Agent of Change atau perubah telah banyak dimainkan oleh kelompok atau golongan pemuda dari masa-kemasa sejarah bangsa ini dengan bermacam-macam orientasi pergerakan.  Mulai dari tujuan merebut kemerdekaan, mempertahankannya sampai pada upaya-upaya melanjutkan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan. Salah satunya yaitu Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung. Satuan lembaga di dalam naungan organisasi masyarakat terbesar di Indonesia, yaitu Pemuda Pancasila tersebut terus hadir dan berkontribusi dalam mewarnai pergerakan kepemudaan, khususnya di kota Bandung.

Sejak terbentuk secara resmi beberapa waktu yang lalu (2007), Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung mengorientasikan diri untuk memperbanyak kader-kader muda dari sekolah ataupun perguruan tinggi dalam pergerakannya. Tidak hanya itu, serangkaian kegiatan dan program Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung masih terus berjalan hingga sekarang. Beberapa prestasi membanggakan telah dicapai oleh kader-kader Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung, walaupun masih bersifat internal.

Dalam perjalanannya dari kepemimpinan yang satu ke kepemimpinan yang lain, dan akhirnya hingga sekarang, Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung terus melakukan perubahan untuk bisa jadi lebih baik, utamanya dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para anggotanya.

Sebagaimana yang terkandung dalam makna arti kaderisasi yaitu sebuah proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseorang menjadi kader, seorang kader dituntut untuk bisa memegang peranan penting baik didalam maupun diluar organisasi. Dalam hal ini, Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung diciptakan bukan hanya untuk menjadi pelaksana teknis program kerja, tapi juga sebagai media pembelajaran dan perkaderan dimana didalamnya, anggota diajarkan untuk memahami dan mengimplementasikan  dasar-dasar Pancasila sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat dan bernegara dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dinilai sangat penting untuk mengubah paradigma para pemuda tentang segala hal yang sekarang cenderung tergerus zaman, sehingga sering menyimpang dari ajaran Pancasila bahkan ajaran agama.

Berbicara tentang perkaderan di Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung, baik konsep maupun rancangannya belum secara eksplisit dijabarkan dalam sebuah draft sah yang berlaku lokal maupun nasional. Selama ini, pelaksanaan kaderisasi hanya sebatas acara seremonial. Hal tersebut tentu belum bisa memenuhi harapan dari pelaksanaan proses kaderisasi di Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung maupun untuk skala nasional. Perlu ada inisiatif dari semua elemen di Sapma Pemuda Pancasila khususnya untuk mengagendakan hal ini. Dengan begitu, diharapkan pada kader Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung bisa bersaing dan meraih prestasi secara lebih meluas dengan bekal yang didapat dari proses kaderisasi secara terintegrasi, dan Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung dalam upaya untuk mewujudkan pencapaian tersebut, terus melakukan inovasi-inovasi dan terobosan baru.

Dengan semakin bertambahnya umur Pemuda Pancasila dan juga Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung tentunya, semoga kedewasaan berfikir kita semua bisa semakin mantap dan kreatif. Sapma Pemuda Pancasila Kota Bandung sebagai yang diharapkan menjadi barometer Sapma – Sapma lain di seluruh Indonesia dapat terus menyumbang pemikiran-pemikiran dan tindak nyata positif kepada masyarakat, bangsa dan Negara. (Mn’M)

Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang!

Pancasila Abadi!

Aug
30

Oleh : Malikkul Shaleh ( Kader SAPMA Pemuda Pancasila )

Bisa dibayangkan apa yang dirasakan oleh seorang tua bernama Rukmana kala dirinya harus menjaga dan merawat sebuah gunung berserta hutan didalamnya seorang diri. Hanya keikhlasan, niat dan semangat yang menjadi modal untuknya mengurus Gunung Geulis agar tetap selalu hijau dan lebat. “Harapan saya, semoga masih ada orang yang peduli dengan kondisi Gunung Geulis ini,” ucapnya berharap.

Satuan Pelajar Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Komisariat Unpad mengadakan peninjauan kembali tanaman pohon di Gunung Geulis yang terletak di Desa Cinanjung, Tanjung Sari, Sabtu (28/08). Acara yang bertajuk “SAPMA PP Unpad Riung Mumpulung” ini merupakan follow up dari kegiatan penanaman 64 pohon yang setahun lalu dilakukan oleh SAPMA PP Komisariat Unpad rangka memperingati HUT RI ke-64di Gunung Geulis. Selain itu, acara ini juga diisi dengan kegiatan bagi-bagi tajil gratis dan buka puasa bersama kader SAPMA PP Komisariat Unpad.

“Saya mewakili seluruh kader SAPMA PP khususnya komisariat Unpad, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Rukmana yang bersedia menggantikan kami menjaga dan merawat pohon-pohon ini,” ujar Ketua SAPMA PP Komisariat Unpad, Aditya N.K.P saat memberikan sambutan diawal acara.

Untuk mencapai tempat penanaman pohon, harus ditempuh dengan menelusuri jalan setapak yang kemudian dilanjutkan dengan mendaki gunung sejauh 1 km. Patahan batu yang terlihat curam dan licin sedikit mempersulit pendakian. Melewati lebatnya pepohonan yang terlihat menggelap akibat tertelan langit sore, tidak menyurutkan rombongan yang hanya terdiri dari 6 orang. “Ternyata lumayan melelahkan juga naik gunung dibulan puasa, tapi ini bukan masalah bagi kami. Sewaktu penanaman saya tidak bisa ikut tapi sekarang saya merasa senang dan puas, apalagi akhirnya bisa melihat pohon-pohon kami dalam kondisi yang baik” tutur Alfan, Ketua pelaksana kegiatan.

Gunung Geulis pada awalnya merupakan tanah masuk yang terbentuk tidak sebagai gunung yang sebenarnya. Baru pada tahun 1991 dicangankan oleh Perhutani Jawa Barat menjadi kawasan perlindungan. Gunung Geulis sendiri merupakan kawasan hutan yang dijaga dan dirawat oleh Perum Perhutani, KPH Sumedang dan masuk kedalam wilayah BKPH Manglayang Timur, RPH Gunung Geulis, Unit III Jawa barat. Jenis tanaman yang ada di gunung seluas 35, 2 hektar itu diantaranya yaitu Mahoni, Puspa, Albasia dan Salam. Gunung Geulis sendiri dimanfaatkan untuk penyadapan pohon Pinus berupa getah.

“ Sewaktu krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1996-1999, Gunung Geulis sempat ditinggal dan ditelantarkan oleh Perhutani, tapi pada tahun 2003 kembali diambil alih oleh Perhutani,” tambah Rukmana.

Rukmana yang bertugas menjaga dan merawat RPH Gunung Geulis bersama 3 temannya mengatakan bahwa setelah diambil kembali di tahun 2003 sebenarnya banyak yang telah membantu pemulihan kondisi Gunung Geulis, baik institusi maupun perorangan, tapi sekarang tidak ada lagi yang peduli. Apalagi pernah terjadi kebakaran pada tahun 2007 yang melahap wilayah Gunung Geulis di desa Cinanjung seluas kurang lebih 2 hektar. Tercatat dari tahun 2008 sampai dengan 2010, baru dari SAPMA Pemuda Pancasila lah yang menanam pohon di Gunung Geulis, “Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan gunung ini, dan saya berterima kasih dengan adik-adik dari SAPMA Pemuda Pancasila yang telah membantu. Semoga melihat hal ini, orang-orang bisa semakin tersadarkan dan akhirnya peduli terhadap lingkungannya terutama Gunung Geulis ini,” ujarnya.

Sebelum akhirnya kembali kebawah, dilakukan penanaman 3 pohon jenis Puspa secara simbolis yang dilakukan oleh perwakilan kader SAPMA Pemuda Pancasila Komisariat Unpad. Ke-64 yang dulu ditanam ternyata telah mencapai 40 cm tingginya, dan bisa tumbuh baik jika kondisi alami Gunung Geulis terjaga. “Tanam saja pasti akan tumbuh. Tanah di gunung berbeda dari daratan lain, tapi dengan catatan, kondisinya baik. Apalagi rencananya akan dibuat wahana pariwisata berupa jogging track dan akan ditambah satwa liar disini jadi kondisinya harus jadi semakin baik,” tambah Rukmana mengakhiri (Mn’M)

May
06

Terapi bekam merupakan sunnah Rasul

Bekam Mendengar istilah bekam mungkin sedikit asing bagi telinga kita. Ya, bekam adalah sebuah metode pengobatan yang berasal dari negeri Arab. Istilah bekam dalam bahasa Indonesia berarti “membuang darah” yang dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan “hijamah”. Metode pengobatan yang telah lama dipakai oleh orang-orang di Arab, dan merupakan anjuran dari Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa hadistnya Rasulullah menyebutkan bahwa bekam adalah cara pengobatan dari penyakit yang baik. Salah satu hadistnya menyebutkan “Sebaik-baiknya pengobatan yang kamu lakukan adalah Al Hijamah (bekam)”HR. Ahmad.

Metode pengobatannya adalah dengan mengeluarakan darah kotor dari dalam tubuh melalui permukaan kulit menggunakan pisau atau jarum. Darah kotor di dalam tubuh mengandung racun yang dapat menghambat sistem peredaran darah. Peredaran darah yang tidak lancar akan berdampak langsung kepada tubuh, yaitu distribusi nutrisi dan daya ketahanan tubuh yang terganggu. Hal tersebut akan juga mempengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang.

Bekam yang merupakan metode pengobatan dengan teknik dektosifikasi dapat secara efektif menyembuhkan berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh darah kotor. Dengan kata lain darah kotor yang mengandung racun tersebut, harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam praktiknya bekam dibagi menjadi bermacam-macam,yaitu bekam basah, bekam kering, bekam seluncur, dan bekam cepat. Secara umum cara yang digunakan adalah dengan memompa gelas bekam diatas permukaan kulit yang posisinya telah ditentukan, kemudian kulit disayat dengan silet atau ditusuk-tusuk dengan menggunakan jarum suntik steril. Pada bagian bekas bekam tadi akan keluar darah kotor yang dimaksudkan. Perlakukan untuk laki-laki, perempuan dan anak-anak sedikit berbeda, sesuai dengan penyakit yang diderita.

Pendiagnosaan penyakit pada pengobatan bekam sangat mudah. Hanya dengan melihat warna pigmen kulit setelah pembekaman, penyakit atau kondisi pasien dapat diketahui. Kondisi organ dalam tubuh dapat diketahui dengan cara mengamati gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik yang terlihat dari tubuh.

Namun dalam pengobatan bekam ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu tentang sanitasi dan kehigienitasan dari peralatan yang digunakan. Terapis sebagai pelaku bekam juga harus paham dan mengerti tentang cara melakukannya. Kemudian ada beberapa larangan pada pengobatan bekam, seperti dilarang melakukan bekam basah pada pasien penderita hepatitis, kecuali juru bekam yang ahli dan berpengalaman. Penentuan titik bekam telah ada aturannya. Ada beberapa titik yang memang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Dan setiap titik tersebut memiliki peruntukan dan khasiat yang berbeda-beda pula. Biasanya titik bekam dipilih sesuai dengan kebutuhan pasien.(Mn’M)

May
05

Sri mulyani, mantan Menteri Keuangan RI

Headline media massa dan elektronik mungkin hari ini dipenuhi dengan berita mengejutkan tentang pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dari jabatannya. Sri Mulyani mendapat tawaran untuk menduduki Direktur Operasional Bank Dunia. Presiden Bank Dunia Robert Zoellick menyatakan hal ini sehari sebelumnya. Pemilihan Sri Mulyani ini menimbulkan reaksi beragam di dalam negeri. Beberapa kalangan mungkin sangat terkejut dan heran akan berita ini, tapi untuk kebanyakan orang juga ini merupakan prestasi Indonesia di dunia Internasional, karena salah satu anak negerinya berhasil menduduki posisi sebagai petinggi di organisasi keuangan terbesar di dunia tersebut.

Namun, lain halnya respon dari kalangan politik dan ekonomi di tanah air. Keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani ini dianggap sebagai usaha untuk melarikan diri dari permasalahan yang belakangan ini terjadi menyangkut dirinya. Beberapa kasus besar yang terjadi di Indonesia selalu mengkaitkan Sri Mulyani. Sebut saja kasus Bank Century yang masih belum menemukan titik terang dan yang baru-baru ini mencuat kepermukaan, yaitu mafia pajak Gayus yang merugikan Negara hingga dana ratusan milyar.

Bila dilihat dari status Sri Mulyani yang masih dalam proses pemeriksaan terkait dengan posisinya dahulu di KSSK dalam kasus Bank Century. Proses hukum masih terus berjalan dan hal ini tidak bisa dianggap hanya sebagai angin lalu. Apalagi disebutkan bahwa Sri Mulyani akan mulai bekerja dengan jabatannya per 1 Juni 2010, dan dia akan berada di Amerika Serikat selama bertugas. Itu artinya beliau akan berada jauh dari Indonesa, jauh dari kepusingan proses hukum yang harusnya dijalaninya.

Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merespon keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan mengizinkannya untuk jabatan itu pun menambah keanehan. Pasalnya Presiden dinilai seolah-olah ingin menyelamatkan Sri Mulyani dari jeratan kasus yang sedang dialaminya. Hanya dalam dua hari, kontroversi kemunduran Sri Mulyani menjadi buah bibir di tanah air. Mulai dari alasan kenapa Sri Mulyani terpilih sampai dengan yang paling menjadi rebutan, yaitu siapa yang akan menggantikan beliau untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan. Sudah barang tentu ini menjadi isu yang menguntungkan bagi siapa pun. Menguntungkan bagi mereka yang kasusnya telah tercium publik sebelumnya.

Jawaban kenapa seorang Sri Mulyani ditunjuk untuk menjadi petinggi di Bank Dunia rasanya sudah jelas dan tidak perlu dipergunjingkan lagi. Prestasi ekonomi Indonesia melewati masa krisis beberapa waktu lalu adalah alasan utama kenapa Bank Dunia lalu memilih Sri Mulyani. Beberapa sumber mengatakan bahwa tawaran itu sudah sejak lama diberikan kepada Sri Mulyani. Sri Mulyani dinilai mampu mempertahankan stabilitas ekonomi Indonesia, dengan kemampuannya tersebut dia dirasa cocok untuk menduduki posisi Direktur Operasional Bank Dunia.

Namun, yang menjadi perdebatan adalah siapa yang akan menggantikan Sri Mulyani, dan apakah Presiden sebagai yang memiliki wewenang penuh memang sudah mempersiapkan orangnya?

We’ll see in a next few days….

By : Mn’M

May
03

Dia dibenci tapi dia juga dipuja banyak orang. Dia dibenci karena membahayakan semua orang yang dekat dengannya. Dia dapat merusak dan membunuh korbannya. Dia dapat masuk kedalam diri setiap orang dengan mudah. Disengaja atau tidak disengaja dia akan dapat mendekat. Sangat dekat bahkan dengan kehidupan kita. Dia bisa berada dimana saja dan kapan saja. Dia menyerang setiap orang yang ditemuinya. Dunia ini penuh dengan kita. Manusia sang makhluk ciptaan Tuhan yang tak pernah puas akan apa yang telah didapatnya. Dunia ini dunianya para manusia. Sebagian dari kita membutuhkan Dia dan bahkan mungkin tidak bisa hidup tanpa Dia. Sekalipun dia dapat membahayakan dan bahkan dapat membunuh. Dia telah menjadi kepuasan bagi sebagian kecil manusia. Kepuasan dari hasrat manusia akan sesuatu yang dianggapnya dapat menemani dan memberikan apa yang dia inginkan. Apa yang membuatnya begitu istimewa bagi sebagian orang?.

ilustrasi

 

Kelebihan apa yang membuat dia dapat dibutuhkan oleh sebagian orang tersebut. Apakah sebagian orang yang menganggap dia menjadi kebutuhan itu termasuk kita?. Apakah setiap orang yang membutuhkannya memiliki alasan yang sama?. Setelah Dia kita dapatkan apakah yang akan kita lakukan kepadanya?. Apakah Dia bersifat abadi?. bagaimana kalau dia habis kita gunakan? Bagaimana kalau sebagian orang lainnya melarang kita untuk menggunakannya?. Bagaimana kalau dia tidak tercipta lagi?. Apakah ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan kenapa sebagian orang tadi membutuhkan dia? Apakah penjelasan-penjelasan ilmiah dapat menjawab alasan kenapa sebagian dari mereka membutuhkan dia?

DIA DIBENCI TAPI DIA JUGA DIPUJA BANYAK ORANG…(Mn’M)

May
03
wordpress

logo salah satu blog (wordpress)

Ini langkah awal bagi ku untuk menjadi seorang penulis yang baik. Dengan membiasakan diri untuk terus menulis diberbagai media, termasuk yang sekarang ingin aku pelajari, yaitu BLOG. apa itu blog? yang ku tahu tentang apa itu blog adalah media untuk menampung tulisan atau apapun didalam internet. Hanya itu kah???
Let’s find more….(Mn’M)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: